GORONTALO, Terasnasional.id — Dugaan dendam pribadi memicu aksi penyerangan brutal di Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Rabu (2/9/2026) pagi. Seorang buruh harian berinisial YT menjadi korban penganiayaan sekelompok pria bersenjata tajam saat tengah tertidur lelap.​

Aksi penyerangan tersebut dipimpin oleh pria berinisial MM. Para pelaku mendatangi kediaman korban sekitar pukul 06.00 WITA dan menggedor pintu secara paksa menggunakan balok kayu.

​Panik melihat kedatangan para pelaku, korban berusaha kabur lewat pintu belakang rumah. Namun, naas baginya, salah satu pelaku mengayunkan badik yang mengenai kepala bagian belakang korban. YT akhirnya berhasil meloloskan diri kendati mengalami luka sabetan.​Merespons aduan masyarakat, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Tidak butuh waktu lama, petugas berhasil mengamankan tujuh terduga pelaku beserta barang bukti berupa badik, parang, dan balok kayu.​

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Akmal Novian Reza, mengungkapkan bahwa ketujuh pelaku—satu di antaranya masih di bawah umur—telah mengakui perbuatan mereka.​

“Motif penyerangan ini adalah sakit hati. Korban dicurigai pernah menganiaya orang tua dari salah satu pelaku,” ungkap Kompol Akmal.​

Saat ini, ketujuh pelaku telah ditahan di Mako Polresta Gorontalo Kota. Polisi juga telah melengkapi administrasi penyidikan untuk memproses hukum seluruh pelaku sesuai ketentuan yang berlaku.