JAKARTA, Terasnasional.id β Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka. Pelatih senior Iwan Setiawan dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (3/9/2026).
Kabar duka tersebut dikonfirmasi secara langsung oleh rekan sesama pelatih, Rudy Eka Priyambada, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Rudy menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Iwan Setiawan yang dinilainya sebagai sosok panutan dan berdedikasi tinggi dalam dunia kepelatihan sepak bola Tanah Air.
Pria kelahiran Medan, 5 Juli 1958, ini memiliki rekam jejak panjang di kancah sepak bola nasional, baik saat aktif sebagai pemain maupun ketika beralih menjadi pelatih.
Semasa menjadi pemain, ia tercatat pernah memperkuat sejumlah klub legendaris Indonesia, seperti Pelita Jaya, Arseto Solo, hingga Persija Jakarta.
Setelah pensiun sebagai pemain, Iwan melanjutkan kariernya ke dunia manajerial:
- 1997β1999: Mengarsiteki tim junior Persija Jakarta.
- 2000β2001: Dipercaya menukangi tim senior Persija Jakarta.
- 2004β2005: Melatih tim nasional Timnas U-17 Indonesia.
- 2013β2014: Membawa Pusamania Borneo FC meraih gelar juara kasta kedua nasional.
Selain klub-klub tersebut, ia juga pernah melatih sejumlah tim besar lainnya, seperti PSMS Medan, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, hingga klub terakhirnya, Sriwijaya FC pada Liga 2 musim 2025/2026.
Sepanjang kariernya, Iwan Setiawan dikenal sebagai juru taktik dengan gaya kepemimpinan yang tegas dan nyentrik. Ia tak ragu menerapkan strategi mind games atau perang psikologis saat sesi konferensi pers jelang laga-laga krusial.
Meski demikian, kontribusi dan rekam jejak positifnya tetap diakui publik sepak bola nasional. Saat membesut Persebaya Surabaya pada musim 2017, ia meletakkan fondasi penting bagi skuad yang di kemudian hari berhasil menjuarai kompetisi.

